Manfaat Hidup dalam Komunitas Sel

praytogether3Tuhan tidak menciptakan manusia untuk hidup sendirian. Dia ingin kita berada dalam suatu komunitas orang-orang percaya yang lain. Bahkan di lingkungan yang sempurna dan tanpa dosa seperti Taman Eden Tuhan berkata, “tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja”. Tuhan sendiri menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang Esa dalam Bapa, Putera dan Roh Kudus, ini menggambarkan bahwa Dia sendiri ada dalam komunitas.
Sepanjang sejarah alkitab tidak ditemukan orang-orang pilihan Tuhan yang hidup menyendiri terpisah dari orang percaya yang lain dan menghilang dari persekutuan.

Terdapat minimal 23 ayat dalam perjanjian baru yang berisi perintah “saling”. Beberapa di antaranya ialah: saling mengasihi, saling mendoakan, saling menasihati, saling membangun, saling mengaku dosa, saling mengampuni, saling memperhatikan, dll. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya hidup dalam komunitas. Perintah “saling” di atas memerlukan lebih dari satu orang bisa melakukannya. Dengan kata lain itu hanya bisa dilakukan dalam suatu komunitas. Anda tidak bisa memperhatikan orang lain jika Anda hidup sendirian bukan?

Dalam bahasa Yunani kata saling berasal dari kata “allelon”. Kata ini memiliki dua arti. Pertama menyadari saya tidak bisa bertumbuh sendiri, dan kedua menyadari peran saya dalam pertumbuhan orang lain. Dengan kata lain allelon mengandung makna memberi dan menerima dalam komunitas sebagai bagian esensial dari perjalanan hidup rohani kita.

Beberapa manfaat hidup di dalam komunitas sel:

Digembalakan dengan lebih baik. Penggembalaan yang baik tidak dapat dilakukan dalam sebuah ibadah raya yang dihadiri ratusan orang. Tidak ada hubungan pribadi di situ atau pembicaraan dari hati ke hati. Itu hanya dapat dilakukan di dalam komsel.

Kesempatan mempraktekkan perintah saling. Dalam komunitas kecil inilah perintah-perintah saling di atas bisa dipraktekkan oleh Anda dan kepada Anda. Mengasihi dengan tidak egois, berbagi pengalaman dengan jujur, melayani dengan praktis, memberi dengan berkorban, menghibur dengan penuh simpati, dsb.
Dilatih untuk fungsi di dalam tubuh Kristus. Dalam komunitas sel akan terlihat siapa Anda sebenarnya. Sifat dan karakter Anda, apa yang Anda suka / tidak suka, minat dan bakat Anda, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan diri Anda pribadi. Hal ini akan menolong untuk mengarahkan Anda pada fungsi Anda di dalam tubuh Kristus.

Iblis senang sekali menggoda kita untuk menjauhkan diri dari komunitas dan meninggalkan pertemuan-pertemuan ibadah. Karena di saat kita sendiri itulah iblis akan lebih mudah menyerang kita. Itulah sebabnya firman Tuhan menasihati: Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. (Ibrani 10:25)

Ingatlah pisang, jika dia lepas dari tandan-nya itu berarti dia akan segera di-kuliti!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s